Gadis itu tidak sedih, tidak menangis, tidak meraung2, tidak marah2, dan tidak bertindak kasar malah membiarkan lelaki itu pergi. Sedang dirinya penuh istighfar, dan rintihan kepada yang Maha Esa.
Maka datang seorang kawan menyapanya,
" Kenapa kamu tidak sedih, mengapa kamu biarkan sahaja dia pergi kembali kepada kekasih lamanya sedangkan kamu ingin memilikinya (menikahinya)? "
Gadis itu menjawab :
"Mengapa aku perlu bersedih? Aku hanya kehilangan seorang yang tidak pernah mencintai diriku sedangkan dia benar benar kehilangan orang yang benar benar mencintainya "
Mungkin Allah dah tentukan jodoh aku dengan yang lebih baik daripada dia, dan buat apa memaksa orang yang sudah tidak mempunyai hati terhadap diriku. Seandainya dia memang tercipta untuk ku, dia akan kembali kepada aku. Allah itu Maha Adil lagi Maha Mengetahui.
#Ambil Ikhtibar Dari Cerita Ini. Wallahualam.
For every misfortune, illness, anxiety, grief or hurt that afflicts a Muslim, even the hurt caused by the pricking of thorn Allah removes some of the sins.- Prophet Muhammad :')
-LA TAHZAN, INNALLAHA MA'ANA-
AINPANAAA@COPYRIGHT
.jpg)
No comments:
Post a Comment